Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
KUA

Mengetuk Pintu Langit dari Pelosok Bittuang: Saat Zikir Kebangsaan KUA Rajut Kerukunan dan Gelora Cinta Tanah Air

Tayang: Senin, 17 Agustus 2026 15:04 WITA

Penulis: KUA BITTUANG | Editor: Andrew Pangala

2 views 0 suka 0 dibagikan
Mengetuk Pintu Langit dari Pelosok Bittuang: Saat Zikir Kebangsaan KUA Rajut Kerukunan dan Gelora Cinta Tanah Air

Bittuang, Humas KUA Bittuang – Suasana khusyuk sekaligus penuh semangat kebangsaan menyelimuti dua rumah ibadah di Kecamatan Bittuang, Minggu (16/08/2025). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bittuang menggelar Zikir Kebangsaan secara serentak di dua titik, yakni Masjid Nurul Yaqin Bittuang dan Masjid Amal Bakti Pali, sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Agama menjelang Peringatan HUT ke-80 RI.

Langkah ini merupakan wujud konkret di lapangan atas arahan strategis Kementerian Agama Republik Indonesia untuk memperkuat fondasi kebangsaan melalui pendekatan spiritual. Menggerakkan seluruh elemen staf, jajaran penyuluh agama, hingga para penghulu, KUA Bittuang turun langsung memandu jalannya zikir. Kolaborasi ini membuktikan bahwa KUA bukan sekadar tempat mencatat administrasi pernikahan, melainkan motor penggerak keharmonisan dan perawat moral masyarakat.

Kegiatan ini memiliki pesan sederhana tetapi penting: merawat Indonesia tidak selalu harus dilakukan melalui sesuatu yang besar. Doa bersama, menjaga kerukunan, dan membangun kepedulian di tengah masyarakat juga merupakan bagian dari ikhtiar kebangsaan.

Salah seorang warga, Mama Mardan, memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, Zikir Kebangsaan memberikan manfaat bukan hanya dari sisi keagamaan, melainkan juga dalam mempererat hubungan kemasyarakatan.

"Kegiatan ini sangat-sangat bermanfaat bagi kami. Biasanya KUA identik dengan urusan nikah saja, tetapi hari ini mereka hadir membawa ketenangan. Zikir ini membakar kembali semangat cinta tanah air kami dengan cara yang sangat sejuk," ungkap Mama Mardan dengan mata berbinar seusai acara.

Bagi KUA Kecamatan Bittuang, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata peran penyuluh agama dan penghulu dalam menghadirkan nilai-nilai agama di tengah kehidupan masyarakat. Agama tidak berhenti pada ruang ibadah, melainkan turut mengambil bagian dalam membangun kehidupan sosial yang rukun, damai, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa.

Dua lokasi pelaksanaan juga menunjukkan bahwa pesan kebangsaan tidak mengenal batas tempat. Dari Masjid Nurul Yaqin Bittuang hingga Masjid Amal Bakti Pali, masyarakat dipertemukan dalam satu semangat: mensyukuri kemerdekaan sekaligus mendoakan agar Indonesia senantiasa diberikan keamanan, persatuan, dan keberkahan. (Red)

Tagar: #Kerukunan Umat #Kemenag Tana Toraja #KUA Bittuang #Bittuang #Penghulu KUA #Masjid Nurul Yaqin Bittuang #Zikir Kebangsaan #HUT ke-80 RI #Masjid Amal Bakti Pali #Penyuluh Agama

Berita Terkait