Mengkendek (Humas KUA Mengkendek) — Dalam upaya memberikan pelayanan keagamaan yang terpadu, Kantor Urusan Agama (KUA) Mengkendek memfasilitasi pelaksanaan Sosialisasi dan Pembinaan Jemaah Haji Sepanjang Tahun yang digelar bersinergi dengan Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tana Toraja, Kamis (24/09/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman dan pembinaan kepada masyarakat terkait penyelenggaraan ibadah haji secara berkelanjutan. Pembinaan tidak hanya diberikan ketika jemaah akan berangkat ke Tanah Suci, tetapi dilakukan sejak jauh hari agar calon jemaah memiliki kesiapan yang lebih baik.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta mendapatkan informasi dan pembinaan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan persiapan ibadah haji, baik dari aspek pengetahuan manasik, kesiapan mental dan spiritual, maupun pentingnya menjaga kesehatan serta mengikuti ketentuan dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Hal ini terlihat dari keaktifan peserta selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab. Beberapa peserta mengajukan pertanyaan mengenai proses penyelenggaraan ibadah haji, tahapan yang perlu dipersiapkan, serta berbagai hal lain yang berkaitan dengan pelaksanaan rukun Islam kelima tersebut.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan menjadi kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penjelasan secara langsung dari pihak Kemenhaj Tana Toraja. Antusiasme peserta menunjukkan adanya perhatian dan keinginan yang kuat untuk memahami proses penyelenggaraan ibadah haji secara lebih baik.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang lebih jelas sekaligus membangun kesiapan sejak dini. Pembinaan jemaah haji sepanjang tahun diharapkan dapat membangun kesadaran bahwa persiapan haji merupakan proses yang membutuhkan waktu, pengetahuan, kesungguhan, dan pendampingan.
Sebagai instansi di bawah Kementerian Agama, KUA Mengkendek terus membangun sinergi lintas kementerian dengan mendukung penuh kegiatan Kemenhaj ini. Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata pelayanan dan pembinaan keagamaan terpadu bagi masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan jemaah agar mampu melaksanakan ibadah haji sesuai tuntunan syariat. (Lin/Red)