Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Di Pantai Labombo, Penyuluh Agama Kristen Berbagi Kisah Pelayanan kepada Umat

Tayang: Minggu, 07 Juni 2026 20:35 WITA

Penulis: Bimas Kristen Tana Toraja | Editor: Andrew Pangala

2,344 views 7 suka 115 dibagikan
Di Pantai Labombo, Penyuluh Agama Kristen Berbagi Kisah Pelayanan kepada Umat

Palopo (Humas Bimas Kristen) — Di tepi Pantai Labombo, Kota Palopo, para Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja tidak hanya berkumpul untuk mengikuti retret. Mereka datang membawa cerita pelayanan dari wilayah masing-masing, tentang umat yang mereka dampingi, medan yang mereka tempuh, serta keterbatasan yang tetap mereka hadapi dengan semangat melayani.

Kegiatan retret yang digelar pada Kamis, 4 Juni 2026, menjadi ruang refleksi bagi para penyuluh untuk saling mendengar dan saling menguatkan. Seluruh Penyuluh Agama Kristen Kemenag Tana Toraja mengikuti kegiatan ini, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen, Arius Damarto Rombeallo.

Dalam arahannya, Arius menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran penyuluh tidak cukup hanya dalam bentuk program, tetapi harus benar-benar dirasakan oleh umat.

“Sebagai penyuluh agama, kita dituntut untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan pendampingan, pembinaan, dan pelayanan dengan penuh tanggung jawab. Kehadiran penyuluh harus mampu memberikan dampak yang nyata bagi umat dan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Suasana retret menjadi lebih hidup saat para penyuluh masuk dalam sesi berbagi pengalaman pelayanan. Setiap koordinator penyuluh dari kecamatan diberi ruang untuk menyampaikan cerita, tantangan, serta praktik baik yang mereka jalankan di lapangan.

Dari Kecamatan Makale, para penyuluh menekankan pentingnya kekompakan dalam melayani. Perbedaan usia dan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk bekerja bersama. Justru dari keberagaman itu, mereka belajar membangun tim yang saling menopang.

Sementara itu, perwakilan dari Kecamatan Makale Utara mengingatkan bahwa pelayanan tidak boleh kehilangan ketulusan. Bagi para penyuluh, pelayanan bukan ruang untuk mencari pengakuan, melainkan panggilan untuk hadir dan melayani sesama dengan kasih.

Cerita lain datang dari Kecamatan Saluputti. Di wilayah ini, para penyuluh masih berhadapan dengan keterbatasan sumber daya, sementara masyarakat yang membutuhkan pendampingan cukup banyak. Meski demikian, keterbatasan tidak membuat pelayanan berhenti.

“Banyak masyarakat yang ingin dijangkau, tetapi kemampuan dan sumber daya kami terbatas. Namun keterbatasan itu tidak menjadi alasan untuk berhenti melayani,” ungkap salah satu penyuluh.

Dari Kecamatan Kurra, para penyuluh juga berbagi tentang tantangan medan pelayanan. Bagi mereka, jarak dan kondisi lapangan bukan alasan untuk mundur. Kelompok binaan tidak dipandang sekadar sebagai sasaran program, tetapi sebagai komunitas yang bertumbuh bersama.

Retret ini juga diikuti Penyuluh Agama Kristen dari Kota Palopo. Kehadiran mereka memperkaya ruang berbagi, terutama melalui pengalaman pelayanan di wilayah perkotaan. Mereka menyampaikan bahwa salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah memperkenalkan peran penyuluh agama kepada masyarakat yang belum sepenuhnya memahami tugas dan fungsi penyuluh.

Di Palopo, para penyuluh juga aktif memberikan pelayanan di rumah tahanan negara serta sekolah-sekolah negeri yang belum memiliki guru agama Kristen. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memastikan layanan pembinaan dan pendidikan keagamaan tetap menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Kelompok Kerja Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Tana Toraja turut mengingatkan bahwa penyuluh memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah sekaligus representasi nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Karena itu, penyuluh dituntut tidak hanya mampu berbicara tentang ajaran agama, tetapi juga menghadirkan teladan dalam kehidupan sosial.

Kegiatan ditutup dengan arahan Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Palopo, H. Mikail. Ia menekankan pentingnya nilai dasar ASN dalam pelayanan publik, terutama integritas, tanggung jawab, profesionalisme, dan akuntabilitas.

Menurutnya, penyuluh agama perlu terus menjaga kualitas pelayanan karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat. Melalui pelayanan yang tulus dan bertanggung jawab, penyuluh dapat menjadi mitra umat dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis, moderat, dan penuh kasih.

Retret ini menjadi pengingat bahwa pelayanan keagamaan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang terlaksana. Lebih dari itu, pelayanan hidup dari kesediaan untuk hadir, mendengar, mendampingi, dan tetap mengasihi, bahkan ketika jalan pelayanan tidak selalu mudah.

Berita Terkait

Saat Ketegasan Hukum Berpadu Kesejukan Firman: Sinergi Penyuluh Kristen dan Polsek Mengkendek Rawat Kerukunan Warga
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Saat Ketegasan Hukum Berpadu Kesejukan Firman: Sinergi Penyuluh Kristen dan Polsek Mengkendek Rawat Kerukunan Warga

Penyuluh Agama Kristen Kecamatan Mengkendek menggelar silaturahmi dan penguatan sinergi lintas sektor bersama jajaran Polsek Mengkendek pada Rabu (16/09/2026). Disambut langsung oleh Kapolsek Mengkendek, Iptu Musrim, S.H., pertemuan ini memadukan pembinaan mental-spiritual keagamaan dengan pemeliharaan Kamtibmas. Dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa gotong royong dan keberagaman masyarakat Toraja adalah modal utama menjaga persatuan serta jembatan emosional, di mana keamanan sejati hadir saat ketegasan hukum bersanding harmonis dengan kesejukan ajaran agama.

18 Sep 2026 133 views Baca Selengkapnya →
Rajut Kebersamaan dan Bentengi Generasi Muda: Sinergi Perdana Penyuluh Kristen Kemenag dan Polsek Simbuang Bina Peserta Jamnas Ranting Mappak di Miallo
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Rajut Kebersamaan dan Bentengi Generasi Muda: Sinergi Perdana Penyuluh Kristen Kemenag dan Polsek Simbuang Bina Peserta Jamnas Ranting Mappak di Miallo

Penyuluh Agama Kristen Kemenag Tana Toraja bersinergi dengan Polsek Simbuang menggelar pembinaan spiritual dan karakter bagi peserta Jamnas Ranting Mappak di Lembang Miallo pada Sabtu–Minggu (29–30/08/2026), sebagai ikhtiar memperkuat moral, mencegah kenakalan remaja, dan menjaga kamtibmas.

04 Sep 2026 479 views Baca Selengkapnya →
Uji Kompetensi Bukan Sekadar Mengukur Kemampuan: 5 Penyuluh Kristen Mantapkan Integritas Pelayanan di Kemenag Tana Toraja
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Uji Kompetensi Bukan Sekadar Mengukur Kemampuan: 5 Penyuluh Kristen Mantapkan Integritas Pelayanan di Kemenag Tana Toraja

Kantor Kemenag Tana Toraja memfasilitasi Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Penyuluh Agama Kristen PNS Periode 2026 pada Rabu (02/09/2026). Diikuti 5 peserta dari Tana Toraja, Toraja Utara, dan Parepare, ajang ini dibuka langsung oleh Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, yang menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta peran penyuluh sebagai penyejuk umat di era digital.

02 Sep 2026 915 views Baca Selengkapnya →