Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Menyusun Peta Belajar Bermakna: Kebersamaan 13 Guru SDN 12 Mengkendek Siapkan Modul Ajar Tahun Baru

Tayang: Rabu, 29 Juli 2026 14:20 WITA

Penulis: Cecilia Tania Emanuella | Editor: Andrew Pangala

484 views 5 suka 29 dibagikan
Menyusun Peta Belajar Bermakna: Kebersamaan 13 Guru SDN 12 Mengkendek Siapkan Modul Ajar Tahun Baru

Mengkendek, Humas Bimas Kristen – Pembelajaran yang berkualitas dan berdampak di dalam ruang kelas berawal dari semangat para pendidik yang tak pernah berhenti belajar. Di balik setiap senyum antusias peserta didik saat menyerap ilmu, terdapat komitmen mendalam dari para guru untuk terus memperbarui pengetahuan, merancang perangkat pembelajaran, serta saling menguatkan satu sama lain.

Semangat kolaborasi tersebut tampak hangat dalam pertemuan Komunitas Belajar UPT SDN 12 Mengkendek yang berlangsung pada Selasa (28/7/2026). Sebanyak 13 orang dewan guru berkumpul bersama untuk melengkapi administrasi pembelajaran, khususnya penyusunan modul ajar sebagai persiapan menyongsong pelaksanaan tugas pada tahun pembelajaran yang baru.

Kegiatan mendasar ini mendapat pendampingan langsung dari Pengawas Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) Kantor Kemenag Tana Toraja, Damaris Ganti Mangoting. Dalam kesempatan tersebut, Damaris memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala UPT SDN 12 Mengkendek, Yuliana Pakan, beserta seluruh jajaran pendidik atas konsistensi mereka dalam merawat budaya belajar yang kolaboratif di lingkungan sekolah.

Dalam arahannya, Damaris menegaskan bahwa penyusunan administrasi pembelajaran dan modul ajar jangan sampai dipandang sebatas pemenuhan kewajiban birokrasi semata. Lebih dari itu, hal tersebut merupakan wujud tanggung jawab profesionalisme pendidik dalam memetakan arah pembelajaran agar berjalan terstruktur, relevan, dan membawa dampak positif bagi perkembangan karakter murid.

"Ketika guru mau terus belajar, berdiskusi, dan saling melengkapi, maka peserta didiklah yang paling merasakan manfaatnya. Administrasi pembelajaran bukan sekadar tumpukan dokumen, melainkan peta yang menuntun langkah guru dalam menghadirkan pembelajaran yang benar-benar bermakna," ujar Damaris Ganti Mangoting di hadapan para guru.

Suasana ruang diskusi mengalir interaktif dan akrab. Para pendidik saling berbagi cerita pengalaman mengajar, bertukar ide kreatif, serta bersama-sama merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembelajaran yang dihadapi di kelas. Kehadiran pengawas pendamping pun disambut hangat sebagai dorongan moril yang memperkokoh kapasitas dan profesionalisme guru.

Melalui keberlanjutan Komunitas Belajar ini, UPT SDN 12 Mengkendek berharap budaya saling mendukung antarpendidik semakin mengakar kuat. Sinergi ini diyakini mampu meningkatkan mutu pendidikan secara konsisten, sekaligus melahirkan generasi muda Tana Toraja yang berkarakter kokoh, kompeten, dan siap melangkah menjawab tantangan masa depan. (cil/Red)

Berita Terkait

Rajut Kebersamaan dan Bentengi Generasi Muda: Sinergi Perdana Penyuluh Kristen Kemenag dan Polsek Simbuang Bina Peserta Jamnas Ranting Mappak di Miallo
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Rajut Kebersamaan dan Bentengi Generasi Muda: Sinergi Perdana Penyuluh Kristen Kemenag dan Polsek Simbuang Bina Peserta Jamnas Ranting Mappak di Miallo

Penyuluh Agama Kristen Kemenag Tana Toraja bersinergi dengan Polsek Simbuang menggelar pembinaan spiritual dan karakter bagi peserta Jamnas Ranting Mappak di Lembang Miallo pada Sabtu–Minggu (29–30/08/2026), sebagai ikhtiar memperkuat moral, mencegah kenakalan remaja, dan menjaga kamtibmas.

04 Sep 2026 475 views Baca Selengkapnya →
Uji Kompetensi Bukan Sekadar Mengukur Kemampuan: 5 Penyuluh Kristen Mantapkan Integritas Pelayanan di Kemenag Tana Toraja
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Uji Kompetensi Bukan Sekadar Mengukur Kemampuan: 5 Penyuluh Kristen Mantapkan Integritas Pelayanan di Kemenag Tana Toraja

Kantor Kemenag Tana Toraja memfasilitasi Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Penyuluh Agama Kristen PNS Periode 2026 pada Rabu (02/09/2026). Diikuti 5 peserta dari Tana Toraja, Toraja Utara, dan Parepare, ajang ini dibuka langsung oleh Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, yang menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta peran penyuluh sebagai penyejuk umat di era digital.

02 Sep 2026 911 views Baca Selengkapnya →