Mengkendek, Humas Bimas Kristen – Pembelajaran yang berkualitas dan berdampak di dalam ruang kelas berawal dari semangat para pendidik yang tak pernah berhenti belajar. Di balik setiap senyum antusias peserta didik saat menyerap ilmu, terdapat komitmen mendalam dari para guru untuk terus memperbarui pengetahuan, merancang perangkat pembelajaran, serta saling menguatkan satu sama lain.
Semangat kolaborasi tersebut tampak hangat dalam pertemuan Komunitas Belajar UPT SDN 12 Mengkendek yang berlangsung pada Selasa (28/7/2026). Sebanyak 13 orang dewan guru berkumpul bersama untuk melengkapi administrasi pembelajaran, khususnya penyusunan modul ajar sebagai persiapan menyongsong pelaksanaan tugas pada tahun pembelajaran yang baru.
Kegiatan mendasar ini mendapat pendampingan langsung dari Pengawas Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) Kantor Kemenag Tana Toraja, Damaris Ganti Mangoting. Dalam kesempatan tersebut, Damaris memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala UPT SDN 12 Mengkendek, Yuliana Pakan, beserta seluruh jajaran pendidik atas konsistensi mereka dalam merawat budaya belajar yang kolaboratif di lingkungan sekolah.
Dalam arahannya, Damaris menegaskan bahwa penyusunan administrasi pembelajaran dan modul ajar jangan sampai dipandang sebatas pemenuhan kewajiban birokrasi semata. Lebih dari itu, hal tersebut merupakan wujud tanggung jawab profesionalisme pendidik dalam memetakan arah pembelajaran agar berjalan terstruktur, relevan, dan membawa dampak positif bagi perkembangan karakter murid.
"Ketika guru mau terus belajar, berdiskusi, dan saling melengkapi, maka peserta didiklah yang paling merasakan manfaatnya. Administrasi pembelajaran bukan sekadar tumpukan dokumen, melainkan peta yang menuntun langkah guru dalam menghadirkan pembelajaran yang benar-benar bermakna," ujar Damaris Ganti Mangoting di hadapan para guru.
Suasana ruang diskusi mengalir interaktif dan akrab. Para pendidik saling berbagi cerita pengalaman mengajar, bertukar ide kreatif, serta bersama-sama merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembelajaran yang dihadapi di kelas. Kehadiran pengawas pendamping pun disambut hangat sebagai dorongan moril yang memperkokoh kapasitas dan profesionalisme guru.
Melalui keberlanjutan Komunitas Belajar ini, UPT SDN 12 Mengkendek berharap budaya saling mendukung antarpendidik semakin mengakar kuat. Sinergi ini diyakini mampu meningkatkan mutu pendidikan secara konsisten, sekaligus melahirkan generasi muda Tana Toraja yang berkarakter kokoh, kompeten, dan siap melangkah menjawab tantangan masa depan. (cil/Red)