Makale, Humas MAN Tana Toraja - Suasana pagi di kawasan Pasar Seni dan bantaran Sungai Makale terasa berbeda pada Jumat (02/10/2026). Sejak matahari mulai menyingsing, puluhan guru dan pegawai Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tana Toraja turun langsung ke lapangan dengan perlengkapan kebersihan. Tanpa canggung, para pendidik ini membaur bersama para pegawai dari berbagai jajaran dinas, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta instansi vertikal, menyisir setiap sudut kawasan untuk mengumpulkan sampah plastik yang menyumbat aliran air dan mengotori keindahan kota.
Aksi nyata ini difokuskan pada dua titik vital, yakni bantaran Sungai Makale di area Pasar Seni hingga seputaran Plaza Kolam Makale. Botol plastik, kantong bekas, hingga limbah rumah tangga yang berserakan diangkut secara bergotong royong tanpa sekat jabatan. Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa edukasi lingkungan dari tenaga pendidik tidak hanya berhenti pada teori di dalam kelas, tetapi diwujudkan melalui keteladanan nyata untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai urat nadi kehidupan.
Kepala MAN Tana Toraja, Hj. Rosmawati, menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari kedalaman pemahaman keagamaan yang memandang alam sebagai ciptaan yang wajib dijaga. "Aksi ini bukan sekadar kerja bakti fisik, melainkan implementasi nyata dari ajaran ekoteologi dan Asta Protas Kementerian Agama. Dalam prinsip ekoteologi, merawat lingkungan dan tidak berbuat kerusakan di bumi adalah bagian dari bentuk ibadah serta manifestasi kesalehan sosial kita," ungkapnya di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi pijakan strategis dalam mendukung program daerah dan nasional secara selaras. Kebersihan sungai yang terjaga secara konsisten merupakan kunci utama dalam merawat kelestarian ekosistem darat dan air, yang menjadi fondasi dasar menuju Tana Toraja Masero (bersih dan indah).
Melalui kolaborasi ini, MAN Tana Toraja berharap nilai-nilai menjaga lingkungan dapat mengakar kuat menjadi budaya berkelanjutan, baik di lingkungan madrasah, rumah tangga, maupun tempat ibadah. Gerakan swadaya ini menjadi persembahan nyata dari Tana Toraja untuk mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) yang hijau dan lestari bagi generasi mendatang. (An)