Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Penyelenggara Katolik

Menembus Pelosok Mappak demi Nyala Iman: Perjalanan Haru Jajaran Kemenag Toraja Hadiri Dedikasi Gereja Katolik Batusittene

Tayang: Senin, 03 Agustus 2026 11:01 WITA

Penulis: Humas Penyelenggara Katolik | Editor: Andrew Pangala

142 views 4 suka 3 dibagikan
Menembus Pelosok Mappak demi Nyala Iman: Perjalanan Haru Jajaran Kemenag Toraja Hadiri Dedikasi Gereja Katolik Batusittene

Mappak, Humas Penyelenggara Katolik – Perjalanan menembus perbukitan dan jalan berliku menuju Desa Batusittene, Kecamatan Mappak, menjadi pengalaman spiritual mendalam bagi jajaran Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja pada Jumat (31/7/2026). Dahulu dikenal sebagai salah satu daerah terpencil yang sulit dijangkau, kini Batusittene menjelma menjadi pusat sukacita umat berkat berdirinya Gereja Katolik Santo Ignasius Loyola.

Rombongan Kemenag yang dipimpin Penyelenggara Katolik Pius Baturante, S.S., berangkat dari Makale sejak pukul 08.30 WITA. Ikut dalam rombongan tersebut empat Penyuluh Agama Katolik—Fatli Rasid Papulung, S.Ag., Teresia Kambira', S.Ag., Yunus Joni, S.Ag., dan Petrus Tandira'pe, S.Ag.—serta Guru Pendidikan Agama Katolik, Erasmus Musa, S.Ag. Menempuh perjalanan berjam-jam menembus bentang alam pegunungan, rasa lelah seolah sirna saat menyaksikan antusiasme ratusan umat yang memadati kompleks gereja.

Perayaan dedikasi dan peresmian gereja dipimpin langsung oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Makassar (Vikjen KAMS), RP. Derikson Alverius Turnip. Momen bersejarah tersebut berlangsung khidmat dan haru, dihadiri para imam, tokoh masyarakat, pemerintah setempat, serta umat dari berbagai stasi yang berkumpul mengucap syukur.

Bagi Penyelenggara Katolik bersama para penyuluh dan guru PAK Kemenag Tana Toraja, kehadiran di Batusittene bukan sekadar pemenuhan undangan formal, melainkan bukti nyata komitmen pelayanan pastoral hingga ke wilayah pelosok. Berdirinya rumah ibadah permanen ini menjadi simbol keteguhan iman dan kerja sama gotong royong masyarakat setempat.

"Perjalanan ini mengajarkan bahwa pelayanan tidak diukur dari dekat atau jauhnya tempat yang dikunjungi, tetapi dari ketulusan hati untuk hadir dan melayani. Melihat kebahagiaan umat di Batusittene menjadi anugerah yang sangat berharga," ungkap Pius Baturante di sela-sela kegiatan.

Suasana haru dan penuh syukur makin mengudara saat nyanyian pujian dan doa liturgi dilantunkan bersama. Peresmian ini tidak hanya menandai hadirnya bangunan fisik yang megah di kaki pegunungan, tetapi juga menjadi tonggak baru bagi pertumbuhan iman, pendidikan, dan persaudaraan umat Katolik di Mappak.

Kini, Batusittene bukan lagi desa yang dipandang terisolasi, melainkan ruang inspirasi tentang ketekunan dan harapan. Gereja Katolik Santo Ignasius Loyola berdiri kokoh sebagai saksi bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang bagi nyala iman dan semangat pelayanan Gereja di pelosok negeri. (FR/Red)

Tagar: #Kemenag Tana Toraja #Kemenag Berdampak #Penyelenggara Katolik #Fatli Rasid Papulung #Penyuluh Katolik #Guru Pendidikan Agama Katolik #Dedikasi dan Peresmian Gereja #Batusittene #Mappak #Pius Baturante #Gereja Katolik Santo Ignasius Loyola #Vikjen KAMS #Derikson Alverius Turnip #Teresia Kambira #Yunus Joni #Petrus Tandira'pe #Erasmus Musa #Pelayanan Pelosok #Humas Penyelenggara Katolik
P

Unit Kerja

Penyelenggara Katolik

Berita Terkait

Membangun Keluarga Mandiri dan Bijak Finansial: Penyuluh Katolik Kemenag Tana Toraja Fasilitasi Diklat Literasi Keuangan CU Sauan Sibarrung
Penyelenggara Katolik

Membangun Keluarga Mandiri dan Bijak Finansial: Penyuluh Katolik Kemenag Tana Toraja Fasilitasi Diklat Literasi Keuangan CU Sauan Sibarrung

Penyuluh Agama Katolik Kemenag Tana Toraja, Fatli Rasid Papulung, S.Ag., menjadi fasilitator Diklat Literasi Keuangan bagi anggota CU Sauan Sibarrung di Aula Tempat Pelayanan Makale pada 25–26 Juli 2026 untuk membekali umat dalam mengelola keuangan keluarga secara bijak, mandiri, dan berkelanjutan.

27 Jul 2026 225 views Baca Selengkapnya →