Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Napas Ekoteologi di Lion Tondok Iring: Menjadikan Rumah Ibadah Pionir Pelestarian Alam

Tayang: Jumat, 17 Juli 2026 15:30 WITA

Penulis: Bimas Kristen Tana Toraja | Editor: Andrew Pangala

1,475 views 8 suka 72 dibagikan
Napas Ekoteologi di Lion Tondok Iring: Menjadikan Rumah Ibadah Pionir Pelestarian Alam

Makale Utara, Humas Bimas Kristen – Bibit-bibit durian, alpukat, dan sirsak kini mulai ditanam dan menghijau di pekarangan salah satu rumah ibadah di Kelurahan Lion Tondok Iring. Penanaman pohon produktif ini menjadi langkah sederhana namun sarat makna, sebagai bukti nyata bahwa merawat alam adalah wujud pengamalan iman yang tidak terpisahkan dari kehidupan keagamaan.

Kegiatan penghijauan yang dimotori oleh jajaran Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja wilayah Makale Utara ini, berlangsung pada Kamis (16/7/2026). Langkah tersebut merupakan pengejawantahan Asta Program Prioritas (Asta Protas) Kemenag, khususnya pada penguatan nilai-nilai Ekoteologi di tengah umat.

Melalui pendekatan Ekoteologi, masyarakat diajak melihat alam bukan hanya sebagai objek, melainkan titipan ciptaan Tuhan yang wajib dirawat. Penyerahan bibit kepada pengurus rumah ibadah yang disusul dengan penanaman bersama ini, mengisyaratkan komitmen kolaboratif yang erat antara rohaniwan dan jemaat setempat.

Bagi para Penyuluh Agama Kristen, menanam pohon mungkin terlihat sebagai aksi yang sangat sederhana saat ini, namun dampaknya merentang jauh ke depan. Pemilihan bibit buah produktif diharapkan tidak hanya memulihkan fungsi ekologis lingkungan, tetapi kelak mampu membuahkan hasil panen yang mendukung kemandirian ekonomi masyarakat sekitar serta kas rumah ibadah itu sendiri.

Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja berharap gerakan turun ke alam ini tidak berhenti pada seremonial dan teori belaka. Harapannya, rumah-rumah ibadah dapat memberikan teladan dan menjadi pelopor budaya peduli lingkungan—sebuah sinergi indah antara spiritualitas umat dan bumi yang lestari.

Berita Terkait

Saat Ketegasan Hukum Berpadu Kesejukan Firman: Sinergi Penyuluh Kristen dan Polsek Mengkendek Rawat Kerukunan Warga
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Saat Ketegasan Hukum Berpadu Kesejukan Firman: Sinergi Penyuluh Kristen dan Polsek Mengkendek Rawat Kerukunan Warga

Penyuluh Agama Kristen Kecamatan Mengkendek menggelar silaturahmi dan penguatan sinergi lintas sektor bersama jajaran Polsek Mengkendek pada Rabu (16/09/2026). Disambut langsung oleh Kapolsek Mengkendek, Iptu Musrim, S.H., pertemuan ini memadukan pembinaan mental-spiritual keagamaan dengan pemeliharaan Kamtibmas. Dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa gotong royong dan keberagaman masyarakat Toraja adalah modal utama menjaga persatuan serta jembatan emosional, di mana keamanan sejati hadir saat ketegasan hukum bersanding harmonis dengan kesejukan ajaran agama.

18 Sep 2026 94 views Baca Selengkapnya →
Rajut Kebersamaan dan Bentengi Generasi Muda: Sinergi Perdana Penyuluh Kristen Kemenag dan Polsek Simbuang Bina Peserta Jamnas Ranting Mappak di Miallo
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Rajut Kebersamaan dan Bentengi Generasi Muda: Sinergi Perdana Penyuluh Kristen Kemenag dan Polsek Simbuang Bina Peserta Jamnas Ranting Mappak di Miallo

Penyuluh Agama Kristen Kemenag Tana Toraja bersinergi dengan Polsek Simbuang menggelar pembinaan spiritual dan karakter bagi peserta Jamnas Ranting Mappak di Lembang Miallo pada Sabtu–Minggu (29–30/08/2026), sebagai ikhtiar memperkuat moral, mencegah kenakalan remaja, dan menjaga kamtibmas.

04 Sep 2026 476 views Baca Selengkapnya →
Uji Kompetensi Bukan Sekadar Mengukur Kemampuan: 5 Penyuluh Kristen Mantapkan Integritas Pelayanan di Kemenag Tana Toraja
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Uji Kompetensi Bukan Sekadar Mengukur Kemampuan: 5 Penyuluh Kristen Mantapkan Integritas Pelayanan di Kemenag Tana Toraja

Kantor Kemenag Tana Toraja memfasilitasi Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Penyuluh Agama Kristen PNS Periode 2026 pada Rabu (02/09/2026). Diikuti 5 peserta dari Tana Toraja, Toraja Utara, dan Parepare, ajang ini dibuka langsung oleh Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, yang menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta peran penyuluh sebagai penyejuk umat di era digital.

02 Sep 2026 912 views Baca Selengkapnya →