Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Madrasah / MAN Tana Toraja

Menyemai Toleransi dari Bumi Lakipadada: MAN Tana Toraja Bagikan Resep Harmoni dan Moderasi Beragama kepada KKM MA Takalar

Tayang: Jumat, 31 Juli 2026 16:02 WITA

Penulis: Munawwir

221 views 1 suka 1 dibagikan
Menyemai Toleransi dari Bumi Lakipadada: MAN Tana Toraja Bagikan Resep Harmoni dan Moderasi Beragama kepada KKM MA Takalar

Makale, Humas MAN Tana Toraja — Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Kampus Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tana Toraja. Madrasah yang berdiri kokoh di Bumi Lakipadada ini menerima kunjungan studi tiru dari rombongan Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah (KKMA) Kementerian Agama Kabupaten Takalar. Kunjungan ini bertujuan untuk memelajari serta mendalami strategi penerapan moderasi beragama dan pengelolaan pendidikan berbasis kearifan lokal.

Kedatangan rombongan KKMA Takalar disambut secara megah dan sakral melalui prosesi adat Ma'Parapak. Penyambutan kian semarak dengan ketangkasan Pasukan Prawira Ambara serta keindahan Tarian khas Toraja yang dibawakan anggun oleh para siswa.

Rombongan tamu dipimpin langsung oleh Ketua KKMA Takalar, Drs. H. Muh. Yunus, bersama jajaran kepala madrasah dan guru swasta se-Kabupaten Takalar. Dari pihak tuan rumah, acara dihadiri oleh Plt. Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Tana Toraja, H. Tamrin Lodo, serta Ketua Komite MAN Tana Toraja, H. Suardi.

Dalam pemaparannya yang lugas dan inspiratif, Kepala MAN Tana Toraja, H. Rosmawati, membeberkan realitas sosio-kultural madrasah yang tumbuh di tengah masyarakat mayoritas non-Muslim. Menurutnya, posisi sebagai minoritas tidak membuat madrasah eksklusif, melainkan justru memicu lahirnya keterbukaan dan sikap inklusif tanpa kehilangan identitas keislaman.

"Kami merawat keberagaman melalui ikatan Tongkonan dan nilai-nilai falsafah kekerabatan lokal Toraja, seperti Siangkanan (saling menopang dan membantu), Sikamali’ (saling merindukan dan mempedulikan), serta Sikaboro’ (saling mengasihi tanpa pamrih). Nilai-nilai luhur inilah yang menjadi pilar perekat hubungan kekeluargaan lintas agama di Tana Toraja," ungkap H. Rosmawati saat memaparkan materi bertajuk Menyemai Islam Rahmatan Lil 'Alamin di Bumi Lakipadada.

Tak hanya sekadar teori, integrasi nilai moderasi beragama di MAN Tana Toraja diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran di kelas dengan konteks kearifan lokal yang diresapi dalam nilai kebangsaan, dan mengutamakan moderasi sebagai indikator utama. Pendekatan ini dibuktikan lewat diskusi tematik Fiqih Muamalah, di mana siswa diajarkan menarik batas tegas antara ibadah murni (ubudiyah) dan keluwesan hubungan kemasyarakatan (muamalah) yang menghadirkan tokoh lintas Agama.

Implementasi tersebut membuahkan hasil positif. Berdasarkan hasil assessment moderasi beragama siswa MAN Tana Toraja, indikator Toleransi mencapai angka 74% kategori Sangat Baik dan 20% Baik. Begitu pula dengan indikator Anti-Kekerasan yang mencatatkan 70% Sangat Baik dan 23% Baik.

Di samping itu, penguatan nilai toleransi juga diperkuat melalui sinergi dengan berbagai organisasi keagamaan dan lembaga kemasyarakatan. MAN Tana Toraja menjalin kerja sama aktif dengan Ormas Keagamaan seperti NU melalui pengkaderan MAKESTA, Muhammadiyah lewat ekstrakurikuler Tapak Suci, hingga ruang dialog bersama ICMI, KUA, Polres, serta jajaran DWP. Sinergi lintas agama juga tampak dari kepedulian sosial warga madrasah, seperti tradisi melayat dan berbelasungkawa saat ada tetangga sekitar atau warga jemaat gereja yang berduka.

Atas penyambutan dan pemaparan materi yang begitu berkesan, Ketua KKMA Takalar, Drs. H. Muh. Yunus, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Ia berharap praktik baik dan harmoni yang telah terbangun di MAN Tana Toraja dapat dijadikan contoh serta diterapkan di madrasah-madrasah yang ada di Kabupaten Takalar.

Melalui kunjungan studi tiru ini, MAN Tana Toraja membuktikan bahwa madrasah mampu menjadi garda terdepan dalam merawat kebinekaan, menanamkan toleransi sejak dini, serta menumbuhkan Islam yang membawa rahmat bagi semesta alam.

Tagar: #Moderasi Beragama, MAN Tana Toraja, KKMA, Studi Tiru, MAN Tana Toraja Berakhlak, Kemenag RI, Kemenag Tana Toraja, Kemenag Sulsel
M

Unit Kerja

MAN Tana Toraja

Berita Terkait

Sayangi Otak dan Cita-Cita: Potret Edukasi Pencegahan penyalahgunaan Narkoba di MAN Tana Toraja
MAN Tana Toraja

Sayangi Otak dan Cita-Cita: Potret Edukasi Pencegahan penyalahgunaan Narkoba di MAN Tana Toraja

MAN Tana Toraja bekerja sama dengan BNNK Tana Toraja menggelar sosialisasi edukatif mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Dipimpin oleh Penyuluh Narkoba Hilmi Jahid dan Rompas Sollu, kegiatan interaktif ini berfokus pada pemahaman dampak zat adiktif terhadap pusat saraf serta tumbuh kembang otak manusia yang berlangsung hingga usia 25 tahun. Melalui pendekatan yang hangat, para siswa diajak untuk mencegah penyalahgunaan narkoba yang dimulai dari kebiasaan menolak rokok dan saling menjaga antar sesama teman sebaya. Pihak madrasah menyambut positif kegiatan ini sebagai langkah nyata pembentukan karakter dan perlindungan masa depan generasi muda Toraja.

30 Jul 2026 138 views Baca Selengkapnya →
Mengabdi dengan Hati: MAN Tana Toraja terapkan Budaya Bersih "SADAR MASERO" Lewat Sosialisasi Agen Perubahan
MAN Tana Toraja

Mengabdi dengan Hati: MAN Tana Toraja terapkan Budaya Bersih "SADAR MASERO" Lewat Sosialisasi Agen Perubahan

MAN Tana Toraja menggelar sosialisasi program inovasi Zona Integritas (ZI) bertajuk SADAR MASERO (Sebelum dan Sesudah Aktivitas Dilakukan Agar Rutin Membersihkan Area Sekolah dengan Rapi dan Optimal) di Gedung Perpustakaan & Laboratorium Terpadu. Program yang diprakarsai oleh Agen Perubahan Marlina, S.Pd.I, dan didukung Kepala Madrasah Hj. Rosmawan, S.Ag., M.Pd. ini mengusung kearifan lokal (masero = bersih dalam bahasa Toraja) untuk menanamkan budaya kebersihan, disiplin, dan gotong royong bagi seluruh siswa, guru, serta staf. Gerakan ini berfokus pada kebiasaan merapikan dan membersihkan area sekolah sebelum dan sesudah beraktivitas, didukung oleh pembentukan Duta Kebersihan siswa di tiap kelas untuk mewujudkan lingkungan madrasah yang sehat dan berintegritas.

29 Jul 2026 206 views Baca Selengkapnya →
Membawa Asa dari Bumi Lakipadada: Dua Srikandi MAN Tana Toraja Siap Berlaga di O2SN Sulsel
MAN Tana Toraja

Membawa Asa dari Bumi Lakipadada: Dua Srikandi MAN Tana Toraja Siap Berlaga di O2SN Sulsel

Dua siswi MAN Tana Toraja, Nur Afni Ramadhan (Panjat Tebing Putri) dan Nurmila (Pencak Silat Putri), resmi mewakili Kabupaten Tana Toraja pada ajang O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 yang berlangsung pada 27–29 Juli di Makassar. Dukungan penuh diberikan oleh pihak madrasah melalui Kepala MAN Tana Toraja, Rosmawati, S.Ag., M.Pd.I., yang menegaskan komitmen sekolah dalam wadah pengembangan potensi non-akademik siswa guna membentuk karakter mandiri, berani, serta berdaya saing tinggi. Perjuangan kedua siswi ini diharapkan dapat menorehkan prestasi membanggakan sekaligus menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya.

27 Jul 2026 693 views Baca Selengkapnya →
PRESTASI GEMILANG: Pencak Silat Tapak Suci MA Negeri Tana Toraja Borong Medali di Parepare Championship 3 Tahun 2026
MAN Tana Toraja

PRESTASI GEMILANG: Pencak Silat Tapak Suci MA Negeri Tana Toraja Borong Medali di Parepare Championship 3 Tahun 2026

Kontingen pencak silat MA Negeri Tana Toraja di bawah dampingan Pak Sulthan Massora selaku pembina ekskul dan official, sukses memborong lima medali pada ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Piala KEMENBUD dan PIALA WALIKOTA "Parepare Championship 3 Tahun 2026" yang berlangsung di GOR Mandiri Lompoe pada 10-12 Juli 2026. Dalam kompetisi tersebut, prestasi gemilang dipersembahkan oleh Azai Suhaebu Abbas yang meraih Juara 1 Kategori Tanding Remaja. Disusul oleh Nurmila, Olivia Parura, dan Ibnu Sabil (Kategori Seni Tunggal IPSI) yang masing-masing menyabet Juara 2, serta Nurfadillah Khalifah Fahsya yang berhasil mengamankan Juara 3. Keberhasilan luar biasa ini tidak hanya mengharumkan nama madrasah di tingkat daerah, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan rutin ekskul Tapak Suci MAN Tana Toraja.

15 Jul 2026 891 views Baca Selengkapnya →