Makale, Humas Pendis – Sebuah keputusan akan selalu membutuhkan langkah untuk menjadikannya nyata. Dan sebuah langkah akan lebih kuat ketika ditempuh bersama. Semangat itulah yang terasa dalam Rapat Koordinasi Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) yang dilaksanakan pada Kamis (13/08/2026), bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Kemenag Tana Toraja melalui Seksi Pendidikan Islam (Pendis) dalam mematangkan persiapan KPMP sekaligus memastikan seluruh madrasah memiliki pemahaman dan kesiapan yang searah. Lebih dari sekadar agenda koordinasi, pertemuan ini menjadi ruang untuk menyatukan persepsi, merapikan langkah, dan menguatkan komitmen terhadap setiap kebijakan yang telah diarahkan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, jajaran Seksi Pendidikan Islam, serta seluruh Kepala Madrasah. Kehadiran seluruh unsur tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan sebuah program tidak lahir dari kerja satu pihak. Ia tumbuh dari kesediaan untuk duduk bersama, mendengar, memahami, lalu bergerak dalam tujuan yang sama.
Bagi Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, dukungan terhadap kebijakan bukan berhenti pada kepatuhan administratif. Ada tanggung jawab untuk memastikan setiap arah kebijakan benar-benar diterjemahkan menjadi tindakan di tingkat madrasah. Karena itu, koordinasi menjadi jembatan penting antara kebijakan dan pelaksanaan—antara apa yang direncanakan dan apa yang kelak diwujudkan.
Semangat yang dibangun dalam koordinasi tersebut sejalan dengan nilai-nilai kepramukaan. Pramuka mengajarkan tentang barisan yang rapi, langkah yang seirama, disiplin dalam menjalankan amanah, serta kesediaan untuk saling menopang. Nilai yang sama pula yang hendak dihadirkan dalam persiapan kegiatan ini: tidak berjalan sendiri, tetapi bergerak bersama.
Di sinilah peran Seksi Pendidikan Islam menjadi penting. Bukan hanya sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai penghubung yang menjaga agar kebijakan dapat dipahami secara utuh dan diterjemahkan secara tepat oleh setiap madrasah. Sementara para Kepala Madrasah menjadi bagian penting dalam memastikan hasil koordinasi dapat diteruskan menjadi kesiapan nyata di lembaga masing-masing.
Dari ruang koordinasi di Tana Toraja, langkah itu kembali disatukan. Sebab keberhasilan KPMP bukan milik satu lembaga, bukan pula milik satu bagian, melainkan buah dari komitmen bersama untuk menjaga marwah madrasah dan menyiapkan generasi yang berkarakter, disiplin, mandiri, serta siap mengabdi. (AMA/Red)