Makale, Humas MIM To’kaluku – Semangat kepramukaan peserta didik Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) To’kaluku kembali membumbung tinggi. Kontingen MIM To’kaluku sukses mengukir kisah kebersamaan dalam ajang Perkemahan ITA Jamnas XII Ranting Makale, Makale Utara, dan Makale Selatan yang berlangsung pada Kamis hingga Minggu (13–16/08/2026), bertempat di Lapangan Tana Toraja Masero, To’bone, Kelurahan Rante, Kecamatan Makale.
Dalam kegiatan tersebut, MIM To’kaluku mengutus dua regu terbaik, masing-masing terdiri atas satu regu putra dan satu regu putri. Didampingi jajaran pembina—Arif Abdullah, Muh. Rus'an, Irfan Sappe, Surniwati Patiku, dan Putri Juli—serta seluruh bapak dan ibu guru, para murid madrasah antusias melakoni seluruh dinamika kegiatan perkemahan di alam terbuka.
Beragam aktivitas edukatif dan rekreatif turut diikuti oleh para peserta, mulai dari upacara pembukaan, senam kebugaran bersama, malam pentas seni budaya, penjelajahan (hiking), disiplin salat berjemaah, hingga simulasi ketangkasan kepramukaan. Setiap agenda menjadi ruang tempaan bagi peserta didik untuk belajar bekerja sama, memupuk kemandirian, menguji keberanian, serta mempererat tali persaudaraan antarpeserta.
Kepala MIM To’kaluku, Hj. Nirwana Tandiara, menyampaikan bahwa kegiatan perkemahan luar ruang bukan sekadar ajang silaturahmi antar-sekolah, melainkan ruang pembelajaran karakter yang amat berharga bagi tumbuh kembang anak.
“Kegiatan perkemahan ini bukan hanya ajang silaturahmi, melainkan menjadi tempat bagi anak-anak untuk belajar mengenal dunia luar, membangun kemandirian, serta belajar menghadapi dan menaklukkan masalahnya sendiri,” ungkap Hj. Nirwana Tandiara pada penutupan kegiatan, Minggu (16/08/2026).
Menurutnya, pengalaman langsung yang didapatkan selama empat hari di arena perkemahan diharapkan mampu membentuk kepribadian murid agar lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan terbiasa bekerja sama dengan orang lain di kemudian hari.
Keikutsertaan MIM To’kaluku dalam Perkemahan ITA Jamnas XII ini menegaskan komitmen madrasah dalam menyajikan pendidikan holistik—tidak hanya berfokus pada capaian akademik di dalam kelas, tetapi juga mengasah kepemimpinan, keterampilan hidup, dan kepekaan sosial.
Mengusung karsa “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, para pramuka cilik MIM To’kaluku diharapkan membawa pulang kenangan manis dan bekal berharga untuk terus tumbuh menjadi generasi yang tangguh, mandiri, dan berkarakter islami. (MH/Red)