Bittuang, Humas KUA Bittuang – Ada suasana istimewa dalam rangkaian Peringatan Hari Anak Nasional di SDN 03 Bittuang, Tana Toraja, pada Jumat (31/7/2026). Jajaran Penyuluh dan Penghulu Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bittuang "turun gunung" secara khusus untuk memberikan edukasi pencegahan perundungan (anti-bullying) dalam perspektif Islam bagi para siswa.
Bukan sekadar menyampaikan ceramah biasa, para penyuluh dan penghulu menghadirkan materi interaktif yang sangat relevan dengan dinamika kehidupan anak masa kini. Para siswa dibekali "tameng" berupa pemahaman akhlak untuk saling menghargai, menjaga lisan, serta membentengi diri dari segala bentuk kekerasan, baik secara fisik maupun verbal.
Program edukasi ini dilaksanakan sebagai wujud nyata kepedulian KUA Bittuang dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia. Pihak KUA memilih turun langsung ke lingkungan sekolah guna memastikan pesan-pesan keagamaan yang sejuk dan ramah anak tersampaikan secara membumi serta mudah dipahami oleh anak-anak.
Aksi pembinaan moral yang digelar menjelang akhir bulan Juli tersebut mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari jajaran pendidik. Erna, salah seorang guru di SDN 03 Bittuang, menyampaikan rasa terima kasihnya saat mendampingi para murid sepanjang kegiatan berlangsung.
"Kami dari pihak sekolah sangat mendukung kegiatan ini. Harapan kami, semoga kegiatan edukasi yang luar biasa seperti ini masih terus dapat berlanjut secara berkala. Ini sangat penting untuk membentuk karakter dan mental anak-anak kita," ungkap Erna dengan penuh antusias.
Melalui kehadiran jajaran penyuluh dan penghulu di SDN 03 Bittuang pada Jumat pagi tersebut, KUA Bittuang menegaskan komitmennya bahwa pembinaan moral keagamaan harus dilakukan secara aktif di tengah masyarakat—memastikan anak-anak dapat tumbuh di lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. (Humas KUA Bittuang/Red)