Makale, Humas Penyelenggara Katolik - Sebanyak 124 guru Katolik dari berbagai sekolah di Kabupaten Tana Toraja mengikuti seminar penguatan dan refleksi guru Katolik yang digelar di Aula Paroki Maria Tak Bernoda Makale, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Kevikepan Toraja ini mengangkat tema “Guru Misioner Menghadirkan Sukacita dan Pengharapan dalam Dunia Pendidikan.” Seminar menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan peran guru Katolik di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Seminar dibuka oleh Vikep Toraja, Pastor Bartholomeus Pararak. Dalam sambutannya, ia mengajak para guru memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang bertumbuh bersama dan memperkuat jejaring antarpendidik.
“Ini menjadi kesempatan bagi para guru untuk saling mengenal, berdiskusi, dan membangun semangat pelayanan dalam dunia pendidikan,” ujarnya.
Selain sesi refleksi, peserta juga mengikuti pemaparan materi mengenai pembelajaran mendalam (deep learning) yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini. Salah satu pembahasan utama menyoroti karakter guru misioner yang ditandai dengan sikap otentik, terbuka pada pembaruan, memiliki spiritualitas yang kuat, serta kemampuan mendengar dengan hati.
Penyelenggara Katolik Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, Pius Baturante, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai forum seperti ini penting untuk memperkuat kualitas dan keterlibatan guru Katolik dalam pelayanan pendidikan.
Menurutnya, guru tidak hanya dituntut mengajar di ruang kelas, tetapi juga mampu menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan dan pengharapan dalam proses belajar.
“Kegiatan seperti ini perlu terus diikuti secara aktif agar para guru dapat mengambil makna dan pengalaman baru dari setiap pertemuan,” kata Pius.